Saturday, July 22, 2017

Penjelasan Lengkap Participles dalam Bahasa Inggris



Penjelasan Lengkap Participles dalam Bahasa Inggris - Hello good learners! Apakah kalian telah belajar mengenai kata kerja yang bentuknya –ing atau kata kerja bentuk ketiga (V3)? Tahukah kalian bahwa baik kata kerja bentuk Ving atau kata kerja bentuk ketiga (V3) merupakan Participle? Apakah Participle itu? Berikut ini saya akan menyajika penjelasan lengkap mengenai Participles dalam Bahasa Inggris.






Penjelasan Lengkap Participles dalam Bahasa Inggris

Pengertian Participle
Participle merupakan kata kerja yang bentuknya berupa V-ing atau yang mana dapat digunakan dalam menyusun bentuk – bentuk tenses maupun digunakan sebagai kata sifat atau adjective.

Jenis – Jenis Participle
Dalam Bahasa Inggris, dikenal dua macam participle, yaitu present  / active / perfect / progressive participle yang identik dengan bentuk gerund (Verb-ing) dan past / passive / perfect participle yang berbentuk Verb-3.

Active Participle
Acrive Participle menggunakan akhiran –ing pada kata kerja, misalnya burning, walking, swimming, chatting, sleeping. Active Participle umumnya digunakan setelah be (am, is, are, was, were, be, been, being) sebagai penyusun kalimat continous tense, baik present continous, past continous, future continous, maupun perfect continous.
Contoh:
·         I am typing the proposal right now. (Present Continous)
·         The coordinator will be presenting the report at 9 o’clock tomorrow. (Future Continous)
Akan tetapi, active participle tersebut dapat juga difungsikan sebagai berikut:
a.       Sebagai adjective atau penjelas kata benda.
Contoh: The crying little boy is suffering from the heat (crying menjelaskan kata little boy)
b.      Untuk menggabungkan dua tindakan aktif yang terjadi berurutan.
Contoh: The girl, shouting, woke her father (gabungan dari the girl shouted and woke her father)
c.       Untuk menggabungkan dua kalimat aktif yang memiliki hubungan sebab akibat.
Contoh: Falling, Aldo tried calling for help (gabungan dari because he fell, Aldo tried calling for help)


Passive Participle
Passive Participle mengguankan bentuk Verb-3, misalnya worked, walked, slept, stolen, written. Passive Participle umumnya digunakan setelah have (have, has, had, having) sebagai penyusun perfect tense.
Contoh:
·         The students have completed the work.
·         She has gone to the store.
·         I had found the solution.
Akan tetapi, passive participle tersebut bisa juga difungsikan sebagai berikut:
a.       Sebagai adjective atau penjelas kata benda.
Contoh: She saw a piece of broken glass in the corner (broken menjelaskan kata benda glass)
b.      Digunakan setelah linking verb atau be untuk menunjukkan kalimat pasif.
Contoh: The door is opened in the morning.
c.       Untuk menggabungkan dua kejadian yang terjadi berurutan (dimana salah satu kejadian tersebut merupakan kalimat pasif).
Contoh: Shaken, she walked away from the wrecked car (gabungan dari she was shaken and walked away from the wrecked car)

Demikianlah sobat – sobat penjelasan lengkap mengenai Participles. Semoga kalian mudah untuk memahami nya dan semoga bermanfaat bagi kalian semua. Terima kasih.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.